Terwujudnya Kabupaten Bengkalis Sebagai Model Negeri Maju dan Makmur di Indonesia
me

ZUHANDI, S.Pi

Anggota

Data Personal


Tempat/Tgl Lahir :
Lubuk Muda, 18-02-1971
Agama :
ISLAM
Jenis Kelamin :
L
Status Perkawinan :
KAWIN

Keluarga


Nama Istri/Suami :
Rozana
Jumlah Anak :
1 Anak

Fraksi & Daerah Pemilihan


Fraksi :
Fraksi PAN
Daerah Pemilihan :
BUKIT BATU

Posisi di Komisi


Nama Komisi :
Komisi I
Jabatan :
Ketua

Posisi di Badan Kelengkapan


Nama Badan :
Badan Musyawarah (Anggota)

Jabatan di Badan Publik


Jabatan :

Jabatan di Komisi Publik


Jabatan :

Riwayat Pendidikan


1. SDN 01 Lubuk Muda
2. SMPN 1 Lubuk Muda
3. SMAN 1 Bengkalis
4. Universitas Riau 

Riwayat Pekerjaan

1. Direktur PT. Divio Anugrah
2. Direktur Selo Giri Sampurna Putra
3.  PAW Anggota DPRD Bengkalis (2018-2019)
4. Anggota DPRD Bengkalis (2019-2024)

Riwayat Organisasi

1. Wakil Ketua Partai Amanat Nasional
2. Ketua Forum Komunikasi Badan Perwakilan Desa
3. Wakil Sekretaris Lembaga Adat Melayu Riau Kecamatan Siak Kecil
4. Ketua Aliansi Masyarakat Unsur Kecamatan (AMUK) Bengkalis 

Biografi

Mencapai karir yang gemilang sebagai seorang direktur di beberapa perusahaan tak membuat anak dari pasangan Usman dan Miadjar ini melunturkan niatnya untuk bisa mengabdikan diri untuk masyarakat. Inilah yang mendorong Zuhandi terjun ke kancah politik yang levelnya lebih tinggi. Politisi Partai Amanat Nasional ini memang baru saja dilantik, tetapi ia mengakui sudah ada visi misi dan program-program yang ingin beliau perjuangkan.

Menjabat sebagai wakil ketua di dalam partai, Zuhandi pernah menjadi ketua Forum Komunikasi Badan Perawakilan Desa, wakil sekretaris Lembaga Adat Melayu Riau Kecamatan Siak Kecil, dan ketua Aliansi Masyarakat Unsur Kecamatan (AMUK) Bengkalis. Demi mengoptimalkan kesejahteraan rakyat, visinya sebagai wakil rakyat yaitu mengoptimalkan fungsi kedewanan dengan tetap mengedepankan aturan yang berlaku. Dan guna mewujudkan visi tersebut diperlukan adanya misi yang harus diemban sebagai agenda pembangunan.

Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Direktur di PT. Divio Anugrah ini, peran pemerintah bersama legislatif dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat sangatlah penting. Yaitu melalui penciptaan regulasi, fasilitas, dan pelayanan agar dapat mengembangkan kreativitas dan inovasi untuk dapat mengoptimalkan potensi daerah dan kesejahteraan rakyat itu sendiri. Kemudian, ia juga berharap agar pemerintah mampu membangun pusat-pusat perekonomian yang berdaya saing dengan pemanfaatan sumber daya lokal, dan pemberdayaan masyarakat.

Pembangunan di bidang Pendidikan dan perluasan lapangan perkerjaan pun perlu dilakukan. Untuk mewujudkan pemerintah yang baik, Zuhandi akan terus memberikan masukan dan penguatan terhadap peraturan daerah dengan berasaskan aspirasi masyarakat. Misi lainnya sebagai wakil rakyat adalah melakukan pengawasan terhadap jalannya roda pembangunan berbasis kedaerahan. Di matanya, peran selaku anggota DPRD yang notabene merupakan representasi dari masyarakat yang diwakili, harus mampu menerjemahkan segala persoalan. Apa yang menjadi aspirasi rakyat tentu harus disalurkan, karena masyarakat adalah pemegang kedaulatan sepenuhnya dari proses politik dan kebijakan pembangunan yang dilaksanakan.

Terkait pesoalan pembangunan yang terjadi di Kabupaten Bengkalis, ada keprihatinan tersendiri yang beliau rasakan, khususnya di desa-desa yang jauh dari jangkauan Ibukota Kecamatan, kondisinya masih memprihatikan, infrastruktur belum memadai khususnya pada pembangunan jalan dan perlu perhatian penuh dari pemerintah daerah. Disinggung tentang motivasinya sebagai wakil rakyat, Zuhandi yang sekarang menjabat sebagai ketua Komisi I ini mengaku menjadi anggota dewan merupakan tantangan baru yang harus ia jalani.

Tetapi ia tetap optimis menjalankan peran selaku wakil rakyat tersebut dengan menjaga amanah dan kepercayaan dari publik yang telah memilihnya dan mempercayai dirinya untuk duduk mewakili mereka. Karena dimatanya, menjadi anggota dewan bukanlah jabatan seumur hidup, tetapi merupakan sebuah sarana untuk mengabdikan diri bagi kepentingan daerah dan masyarakat. Dan sebagai orang yang bukan ‘baru’ lagi di DPRD Bengkalis, Zuhandi mengaku siap menyesuaikan diri dengan anggota dewan yang lain juga menghadapi situasi dan dinamika yang terjadi di kantor wakil rakyat tersebut. ***