Terwujudnya Kabupaten Bengkalis Sebagai Model Negeri Maju dan Makmur di Indonesia
me

FERRY SITUMEANG, SE

Anggota

Data Personal


Tempat/Tgl Lahir :
Hutan Alus, 14-07-1970
Agama :
KRISTEN PROTESTAN
Jenis Kelamin :
L
Status Perkawinan :
KAWIN

Keluarga


Nama Istri/Suami :
HERMINTA SINAGA
Jumlah Anak :
5 Anak

Fraksi & Daerah Pemilihan


Fraksi :
Fraksi PDI-P
Daerah Pemilihan :
RUPAT UTARA

Posisi di Komisi


Nama Komisi :
Komisi II
Jabatan :
Anggota

Posisi di Badan Kelengkapan


Nama Badan :
Badan Anggaran (Anggota)

Jabatan di Badan Publik


Jabatan :

Jabatan di Komisi Publik


Jabatan :

Riwayat Pendidikan


1. SD (1984 - 1984)
2. SMP (1984 -1990)
3. SMEAN (1987 - 1990)
4. S1 Universitas Terbuka (2000)


Riwayat Pekerjaan

1. Asisten Toko Bata  (1984- 2000)
2. Direktur PT.Era Riau Bangun Persada (2011- Sekarang)
3. Dirut PT. Sarana Rupat Laksamana (2011-2020)
4. P.A.W DPRD Kota Dumai (2009)
5. Karyawan PT. Sepatu Batu Bata Tbk (1984-2000)
5. Anggota DPRD Kab.Bengkalis (2019-2024)

Riwayat Organisasi

1. Ketua PAC PDI P.Rupat Utara (2018 s/d Sekarang)
2. Partai PDS DPC (2004-2009)

Biografi

Putra asli Rupat Utara dan satu-satunya anggota dewan dari Rupat Utara yang duduk di kursi Legislatif, Ferry Situmeang terkenal di masyarakat sebagai seorang yang berpenampilan sederhana dan selalu membantu orang banyak tanpa memandang suku dan agama. Kebaikannya tersebut ia turunkan pula kepada kelima orang anaknya, menjadi teladan anak-anaknya untuk selalu bisa melayani dan berbagi untuk sesama. Sebelum duduk sebagai anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, pria yang terkenal murah senyum ini pernah menjabat menjadi direktur di beberapa perusahaan, sebut saja PT. Sarana Rupat Laksana dan PT. Era Bangun Persada.

Pernah pula ia menjabat sebagai anggota DPRD Kota Dumai, ia kembali dipercaya oleh masyarakat untuk menjadi penyambung aspirasi ke pemerintah. Sebagai anggota DPRD dari rakyat dan dipilih oleh rakyat ia bertekad akan terus memperjuangkan hak masyarakat. Pria kelahiran Hutan Alus, 14 Juli 1970 ini ingin agar Kecamatan Rupat-Rupat Utara bisa lebih berkembang khususnya dari segi pembangunan infrastruktur. Seperti halnya visi dan misi Bupati Bengkalis yang ingin melaksanakan pembangunan di pulau terluar demi kesejahteraan masyarakat, khusus pulau Rupat dan Pulau Bengkalis yang merupakan gerbang pesisir di Kabupaten yang berjuluk negeri junjungan ini. Selain itu, pemberdayaan masyarakat di Rupat- Rupat Utara juga penting dilakukan, mengingat kelompok masyarakat yang menghuni pulau terluar ini banyak mengalami ketertinggalan secara ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan sistem kepercayaan. Pemberdayaan bisa dilakukan dari berbagai bidang, beberapa diantaranya bidang pemerintahan desa yang mencakup semua sumber daya yang ada di pemerintahan desa seperti kepala desa, perangkat desa, dan BPD, di bidang teknologi dimana dapat dilakukan dengan mengadakan pelatihan, pengembangan teknologi, dan penggunaan teknologi dalam proses kerja dan kehidupan masyarakat. Kemudian, lanjutnya di bidang kesehatan merupakan salah satu yang paling penting. Pemerintah daerah ia harapkan dapat meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan, promosi dan penyuluhan program kesehatan.

Dengan adanya program kesehatan ini diharapkan memudahkan masyarakat daerah apalagi Rupat-Rupat Utara yang diketahui sebagai pulau terluar mendapatkan hidup sehat. Terakhir, yang menjadi salah satu fokus utamanya agar masyarakat daerahnya dapat sejahtera yaitu di bidang ekonomi. Selalu ia sampaikan disetiap pertemuan dengan perangkat daerah bahwa program-program pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi ini harus diperbanyak, jelas sekali bahwa program-program seperti ini dapat meningkatkan perekonomian desa. Program tersebut ini dapat mencakup pemberdayaan UKM industri rumah tangga, kelompok tani, pasar, serta penunjang ekonomi masyarakat lainnya. Salah satu anggota Banggar (Badan Anggaran) ini juga berharap agar Kecamatan Rupat dapat menjadi perhatian utama untuk mendukung pariwisata. Saat ini, Ferry Situmeang dipercaya menjadi anggota komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis. Berada di Komisi II menjadi awal perjalanannya memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah, apalagi komisi II langsung membidangi pembangunan dan perekonomian keuangan. Sehingga berbagai keluhan masyarakat di Dapilnya dapat disampaikan langsung ke pemerintahan.

Sibuk di DPRD tidak membuatnya menjadi pribadi yang berbeda, dia tetap seperti dulu, aktif berkomunikasi dengan masyarakat dan mengapresiasi saran serta masukan dari masyarakat, dimana saja. Banyak sekali usulan dari masyarakat yang langsung disampaikan kepadanya, di bidang pembangunan, sarana pendidikan, pertanian, perikanan, dan kepentingan masyarakat umum lainnya. Anggota DPRD yang diusung dari Fraksi PDI Perjuangan ini meminta kepada masyarakat agar apa yang menjadi usulan masing-masing perwakilan desa dapat disampaikan kembali kepada masing- masing kepala desa, yang kemudian dibahas pada Musrenbang tingkat desa hingga kecamatan dan tingkat kabupaten. Dan harapannya semoga semua usulan ini dapat dikawal dan mudah-mudahan bisa terakomodir. ***