Terwujudnya Kabupaten Bengkalis Sebagai Model Negeri Maju dan Makmur di Indonesia
me

GIYATNO

Anggota

Data Personal


Tempat/Tgl Lahir :
Solo, 12-07-1966
Agama :
ISLAM
Jenis Kelamin :
L
Status Perkawinan :
KAWIN

Keluarga


Nama Istri/Suami :
SRI ERAWATI
Jumlah Anak :
2 Anak

Fraksi & Daerah Pemilihan


Fraksi :
Fraksi PKS
Daerah Pemilihan :
MANDAU

Posisi di Komisi


Nama Komisi :
Komisi II
Jabatan :
Anggota

Posisi di Badan Kelengkapan


Nama Badan :
Badan Musyawarah (Anggota)

Jabatan di Badan Publik


Jabatan :

Jabatan di Komisi Publik


Jabatan :

Riwayat Pendidikan


1. SD
2. SMP
3. SMA

Riwayat Pekerjaan

1. Purnawirawan TNI-AD Koramil 04 Mandau
2. Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis (2019-2024)

Riwayat Organisasi


Biografi

Menjadi Purnawirawan TNI-AD Koramil 04 - Mandau sebenarnya sudah cukup bagi pemilik nama Giyatno ini karena menjadi anggota TNI-AD tidak hanya mengabdi kepada pemerintah tetapi juga kepada masyarakat. Namun dikarenakan butuh cakupan yang luas untuk lebih mengabdi lagi demi kepentingan masyarakat dan keinginan kuat untuk melakukan yang lebih lagi, Giyatno bertaruh dan mengorbankan pangkatnya di TNI. Pria yang lahir di Karanganyar solo, 12 Juli 1966 tersebut mengaku terjun ke politik didasari dari keinginannya yang kuat untuk bisa mengabdi kepada masyarakat.

Tekad untuk terjun ke dunia politik tingkat kabupaten dengan beradu nasib sebagai anggota DPRD. Walau dari garis keturunannya Giyatno bukanlah orang asli Bengkalis, namun jangan ditanya soal semangatnya untuk membangun Kabupaten bengkalis. Menurutnya banyak sekali perjuangan yang dapat dilakukan melalui lembaga legislatif, terutama menyangkut kepentingan masyarakat. Melalui lembaga ini anggota dewan dapat berbuat sesuai amanat rakyat. Dia menegaskan bahwa duduk dikursi DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) bukan berarti untuk bersenang-senang.

Terkait Pembangunan yang di lakukan Pemerintah Kabupaten Bengkalis selama ini, menurut Giyatno sudah maksimal. Kendati demikian ada beberapa aspek real di tengah masyarakat yang sangat urgent untuk dibangun secara maksimal, yakni seperti pembangunan infrastruktur dan juga peningkatan SDM. Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berpendapat peningkatan Sumber Daya Manusia atau SDM juga perlu mendapat perhatian yang serius dari pemerintah Kabupaten Bengkalis. Memang, untuk merubah karakter masyarakat tidak semudah membolak balikkan telapak tangan. Namun, Pemerintah Kabupaten perlu mencari formula yang tepat agar program pembangunan di bidang peningkatan sumber daya manusia tidak hanya sekedar slogan.

Pemerintah Kabupaten juga harus menyesuaikan program pembangunan dengan keperluan dan kebutuhan, mana yang harus didahulukan. Suami dari Sri Erawati ini juga berpendapat bahwa pambangunan sumber daya manusia juga mutlak diperlukan. Perlu diingat, pembangunan infrastuktur belum bisa menggambarkan bagaimana keberhasilan Kabupaten Bengkalis menyongsong masa depannya tanpa dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusia. Insfrastuktur saja akan membuat masyarakat menjadi rapuh. Selain itu, bapak 2 anak ini juga sering melakukan silaturahim kepada masyarakat untuk menjemput sekaligus menjaring berbagai usulan masyarakat untuk dibawa ke masa sidang parlemen.

Menurutnya dengan bersilaturahim turun ke masyaraklat inilah kita bisa mendengarkan keluh kesah dari masyarakat khususnya masyarakat yang tinggal di daerah yang jarang tersentuh dari pemerintah daerah. “Kehadiran dan bertemu elemen warga merupakan wujud betapa pentingnya menyambung silaturahim sekaligus menjaring berbagai usulan masyarakat untuk dibawa ke tingkat parlemen” Kata Giyatno. Beliau juga akan menyampaikan semua kebutuhan masyarakat dan selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan DPRD Kabupaten Bengkalis terkait kebutuhan dan usulan dari masyarakat. “Saya akan merekap semua kebutuhan masyarakat dan selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan dewan Kabupaten Bengkalis dan akan diteruskan kepada pihak esekutif terkait kebutuhan dan usulan dari masyarakat”, Pungkasnya.