Terwujudnya Kabupaten Bengkalis Sebagai Model Negeri Maju dan Makmur di Indonesia
me

ROMEL SINALSAL, SP

Anggota

Data Personal


Tempat/Tgl Lahir :
Duri, 08-10-1987
Agama :
KRISTEN PROTESTAN
Jenis Kelamin :
P
Status Perkawinan :
KAWIN

Keluarga


Nama Istri/Suami :
MARTINI
Jumlah Anak :
2 Anak

Fraksi & Daerah Pemilihan


Fraksi :
Fraksi Partai Gerindra
Daerah Pemilihan :
BATHIN SOLAPAN

Posisi di Komisi


Nama Komisi :
Komisi III
Jabatan :
Anggota

Posisi di Badan Kelengkapan


Nama Badan :
Badan Anggaran (Anggota)

Jabatan di Badan Publik


Jabatan :

Jabatan di Komisi Publik


Jabatan :

Riwayat Pendidikan


1. SD
2. SMP
3. SMA

Riwayat Pekerjaan

1. Anggota DPRD Kab. Bengkalis (2019-2024)

Riwayat Organisasi


Biografi

Terpilih menjadi anggota dewan periode 2019-2024 merupakan langkah awal bagi pemilik nama Romel Sinalsal untuk mulai mengabdi kepada masyarakat. Jabatan sebagai anggota dewan tidak disia-siakan. Dalam setiap kesempatan, dirinya selalu menyempatkan diri untuk mendengarkan berbagai keluhan maupun aspirasi dari masyarakat. Ia adalah salah satu dari beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis yang berasal dari etnis batak mewakili daerah pemilihan Kecamatan Mandau.

Romel mengawali lembar kehidupan barunya di dunia politik ketika bergabung ke Partai Gerindra. Menurut pria yang lahir 32 tahun yang lalu, politik bukanlah sesuatu yang negatif sebagaimana disangkakan sebagian pihak. Berpolitik merupakan sebuah sarana dalam menyalurkan semua aspirasi dari masyarakat. Selain itu dengan berpolitik tujuan sebagaimana yang diharapkan oleh masyarakat dapat diwujudkan. Sebagai lembaga rakyat, DPRD menurutnya harus selalu memperhatikan peranan terbesar dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Terkait hal ini, Romel mengharapakan agar dilakukan pendekatan kepada arus bawah. Dengan demikian, semua persoalan yang muncul dalam masyarakat, akan mudah diserap dan menjadi perhatian semua pihak. Sejak menyandang gelar sebagai anggota DPRD, Romel mengaku sudah banyak mendapatkan pengalaman, baik pengalaman berpolitik, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu menurut ayah 2 anak ini, ia menilai selama ini masih banyak hal-hal urgent yang menyangkut kehidupan masyarakat yang belum terakomodir dengan baik oleh pemerintah maupun DPRD salah satunya ia menyebut tentang program pembangunan yang selalu berorientasi kepada ibukota kabupaten serta ibukota kecamatan, sementara itu desa-desa terpencil terabaikan dalam porsi pembangunan.

Tambahnya lagi, memang pembangunan yang dilakukan Pemeintah Kabupaten Bengkalis, pada prinsipnya sudah dilakukan dengan baik dan mengarah kepada perbaikan taraf kehidupan masyarakat. Kondisi yang ada saat ini, memang sangat jauh berbeda dengan sebelumnya. Kendati demikian, pembangunan masyarakat pedesaan, masih dirasakan kurang dan perlu terus dipacu dan diopimalkan agar terwujud kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap bahwa arah pembangunan kedepannya dengan lebih memfokuskan pada pengembangan potensi desa dengan ketersediaan sarana infrastruktur yang memadai. Menurutnya tanpa desa, sebuah pemerintah tidak akan ada. Agar kedepan Kabupaten Bengkalis bisa bersaing dengan daerah lainnya, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) harus diperbaiki. Salah satu penyebab kenapa sampai hari ini di Bengkalis masih banyak masyarakatnya hidup sebelum sejahtera, karena persoalan SDM. Sehingga peluang-peluang yang ada tidak bisa dimanfaatkan atau terbiar begitu saja.

Untuk membenahi kualitas SDM ini, Romel menyarankan pemerintah perlu memikirkan untuk membuat sekolah unggulan yang bisa melahirkan SDM- SDM yang andal. Sekolah ini harus benar-benar dikelola dengan manajemen yang baik sehingga outputnya juga bisa baik.***