Bengkalis, Humas DPRD – Dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pendidikan di daerah, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis melaksanakan kegiatan monitoring ke UPT Pendidikan Kecamatan Pinggir, Rabu (13/05/2026).
Monitoring ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi dan pelaksanaan program pendidikan di wilayah Kecamatan Pinggir, sekaligus memperkuat mutu pendidikan serta pemerataan akses belajar bagi seluruh masyarakat.
Rombongan Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis disambut oleh Kepala Korwilcam UPT Pendidikan Kecamatan Pinggir Suherman memaparkan berbagai kondisi, capaian, serta tantangan yang dihadapi dunia pendidikan di wilayah tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Anggota Komisi IV menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan yang merata, baik dari sisi sarana dan prasarana, tenaga pendidik, maupun akses layanan pendidikan bagi masyarakat di seluruh wilayah Kecamatan Pinggir.
Ketua Komisi IV Irmi Syakip Arsalan Komisi mengatakan bahwa pendidikan merupakan sektor strategis yang harus mendapat perhatian serius demi menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Oleh karena itu, penguatan mutu pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan fasilitas belajar, pemerataan tenaga pengajar, serta dukungan terhadap program-program pendidikan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV Ahmad husein mengatakan, monitoring ini juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi dan masukan dari pihak UPT Pendidikan terkait berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan, mulai dari kebutuhan infrastruktur sekolah, pemerataan guru, hingga upaya peningkatan kualitas proses belajar mengajar.
Kepala Korwilcam UPT Pendidikan Kecamatan Pinggir dalam kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah persoalan yang saat ini masih dihadapi beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Pinggir. Salah satu yang menjadi perhatian utama yakni kondisi SD Negeri 20 Buluh Apo yang dinilai masih mengalami kekurangan ruang kelas belajar serta membutuhkan rehabilitasi bangunan sekolah secara menyeluruh.

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan lokal belajar tersebut berdampak terhadap kenyamanan dan efektivitas proses belajar mengajar siswa. Selain itu, beberapa bagian bangunan sekolah juga dinilai sudah memerlukan perbaikan agar kegiatan pendidikan dapat berjalan dengan lebih aman dan layak.
“Untuk SD Negeri 20 Buluh Apo saat ini masih mengalami kekurangan lokal belajar dan kondisi bangunannya juga membutuhkan rehabilitasi hampir secara merata. Hal ini tentu menjadi perhatian kami agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih maksimal dan nyaman bagi para siswa maupun tenaga pendidik,” ungkapnya.

Selain persoalan ruang belajar, pihak Korwilcam juga menyoroti kendala fasilitas sanitasi sekolah, khususnya terkait ketersediaan air bersih pada toilet atau WC sekolah. Menurutnya, sejumlah sekolah mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih karena keterbatasan daya listrik yang tersedia.
Ia berharap melalui kegiatan monitoring yang dilaksanakan Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis tersebut, berbagai persoalan yang dihadapi sekolah-sekolah di Kecamatan Pinggir dapat menjadi perhatian bersama dan memperoleh dukungan dari pemerintah daerah, terutama dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan demi terciptanya lingkungan belajar yang layak, bersih, dan nyaman bagi peserta didik.
Terakhir, Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui pengawasan, dukungan kebijakan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah agar seluruh anak di Kabupaten Bengkalis memperoleh hak pendidikan yang layak dan berkualitas.


Berita Lainnya
Komisi III DPRD Bengkalis Gali Peluang Pemanfaatan Aset Negara untuk Tingkatkan PAD
Komisi I Bahas Pengawasan Upah dan Tenaga Kerja Lokal Bersama Disnakertrans